Saat ini telah tercatat kenaikan yang signifikan terhadap perilaku konsumen belanja online. Masyarakat zaman millennials saat ini telah beralih ke belanja online dibandingkan belanja di pusat perbelanjaan.

Pergeseran yang terjadi karena pola konsumsi dari bahan tahan lama menjadi konsumsi cepat, makanan dan hiburan menjadi salah satu perilaku yang banyak berubah sata ini.

Bank Indonesia mencatat, selama empat tahun terakhir kegiatan pengiriman melalui jasa logistik meningkat hingga 18,1 persen. Dari peningkatan itu, 80 persen di antaranya adalah konsumen dari ritel yang berbelanja melalui online.

Pergeseran cara belanja itu juga di manfaatkan masyarakat untuk hal lain, misalnya mengganti toko ritel mereka dengan toko online. Karena dapat dilihat pergeseran yang signifikan melalui online ini.

Dengan adanya pergeseran perilaku konsumen ini, berikut adalah tips untuk membuat Bisnis di Jasa Ekspedisi makin lancar dan sejahtera:

1. Terus Melakukan Inovasi
Setiap bisnis pasti memerlukan banyak perubahan. Memunculkan inovasi-inovasi terbaru juga dapat meningkatkan kemajuan bisnis di bidang ekspedisi.

Jangan menggunakan hanya satu metode, tanpa menggunakan metode inovasi terbaru. Biasanya orang akan mudah bosan jika bisnis yang Anda jalankan cenderung monoton dan tidak ada hal-hal terbarukan yang menarik minat para konsumen.

2. Memperbaiki Sistem Pengiriman

Jika misalnya semula jasa ekspedisi Anda mengalami kemunduran akibat pengiriman yang membludak tetapi tidak bisa ditangani dengan baik alias mengalami kendala pengiriman (terlambat). Hati-hati ini bisa mengancam perkembangan bisnis ekspedisi Anda. Anda bisa menggunakan beberapa jasa transportasi yang bisa membuat pengiriman menjadi lebih mudah, cepat dan efisien. Menambah armada kurir agar barang bisa sampai tepat waktu atau memperbanyak cabang di setiap daerah, agar pengiriman lebih mudah dikontrol.

3. Memberikan Pelayanan yang Terbaik
Karena bisnis ini berkaitan erat dengan pengiriman barang pelanggan. Sebisa mungkin untuk menetralisir adanya kesalahan pengiriman yang terjadi. Seperti misalnya masalah keterlambatan pengiriman, kerusakan pengemasan barang (bisa terjadi kerusakan barang), barang yang tidak sampai dan sebagainya.

4. Menjadi Partner Bisnis E-Commerce
Meminimalisir kurangnya pengiriman, Anda bisa melakukan kerjasama dengan beberapa e-commerce besar yang banyak melakukan pengiriman barang setiap harinya. Dengan begini, Anda tidak akan pernah kehabisan order pengiriman barang.

Namun jika sudah melakukan kerjsama dengan e-Commerce, selalu jaga hubungan baik dengan partner bisnis Anda dan selalu utamakan pelayanan yang terbaik dalam pengiriman barang.

5. Gunakan Harga Bersaing
Munculnya pergeseran belanja online membuat banyaknya kemunculan jasa ekspedisi-ekspedisi baru. Ini membuat bisnis Anda semakin banyak memiliki kompetitor. Apalagi jika dilihat sudah banyak jasa ekspedisi yang sudah besar seperti TIKI, JNE, J&T dan sebagainya.

Anda harus memikirkan bagaimana harga terbaik dari bisnis Anda. Pikirkan rugi tidaknya dalam bisnis Anda. Dan bagaimana dengan harga kompetitor. Jangan sampai harga yang Anda tawarkan lebih mahal dari kompetitor. Tapi jangan juga terlalu murah yang mengakibatkan tidak adanya profit masuk kedalam bisnis Anda.

Semoga Bermanfaat!

Sumber: detikFinance


Category: Berita Bisnis

Tags: , , ,