Sri Mulyani Dorong Sinergi Tiga Ditjen di Kemenkeu

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mendorong tiga Direktorat Jenderal (Ditjen) di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) agar dapat bersinergi untuk menghasilkan perencanaan, alokasi, pelaksanaan, dan pelaporan anggaran yang berkualitas. Ketiga Ditjen tersebut yakni Ditjen Anggaran, Ditjen Perimbangan Keuangan, dan Ditjen Perbendaharaan.

“Dari tiga ditjen itu saya ingin semua jajarannya memiliki sikap dasar yang sama sehingga memudahkan sinergi. Saya ingin semua memiliki bekal dasar nilai dan sikap yang sama sebagai pengelola keuangan negara,” ujar Sri Mulyani di Gedung Dhanapala, Jakarta, Rabu (22/11/2017).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menyebutkan bahwa sinergi tersebut berarti bahwa keseluruhan rantai siklus pengelolaan keuangan negara harus saling sama kuat. Proses perencanaan, penganggaran pelaksanaan, hingga pelaporan anggaran harus dipikirkan dalam porsi yang sama.

“Biasanya tenaga sudah habis untuk alokasi, sehingga tidak ada tenaga untuk analisis. Kualitas anggaran seperti ini tidak baik,” ujarnya.

Sri Mulyani juga mengkritisi mengenai pengelolaan keuangan negara dalam membelanjakan anggaran untuk pendidikan. Indonesia dan Vietnam sama-sama mengalokasikan 20% anggaran untuk pendidikan, akan tetapi dampak yang dihasilkan berbeda.

Dirinya mengungkapkan bahwa total skor PISA (The Programme for International Student Assessment) Indonesia pada tahun 2015 berada di peringkat 52 dan Vietnam di peringkat 8. PISA tersebut menilai kinerja murid sekolah berusia 15 tahun untuk pelajaran matematika, sains, dan membaca.

“Saya ingin mengevaluasi ’the way we alocate the budget’. Untuk alokasi dan distribusi masih menunjukkan kelemahan,” tegasnya.

Ia berharap agar jajarannya lebih sadar dengan tren yang terjadi dalam perubahan dunia, misalnya yang menyangkut teknologi.

Menurutnya, teknologi dapat memperbaiki cara bekerja juga meningkatkan kesempatan untuk berbagi informasi untuk identifikasi masalah dan menciptakan solusi.

“Perlu konsistensi antar-direktorat jenderal. Sistem teknologi informasi perlu disinkronkan dan jangan sendiri-sendiri,” terangnya.

Sumber : beritasatu.com


Category: Berita Bisnis

Tags: , ,