Pajak Selebgram – Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, saat ini pemerintah juga sedang menarget untuk memungut pajak bagi para pengguna media sosial (medsos) seperti Instagram, Youtube, Facebook, toko online, dan medsos lainnya. Para selebritis tanah air yang mendapatkan penghasilan melalui endorse dengan memperkenalkan atau menjual suatu produk melalui akun medsos mereka diharuskan membayar pajak sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku sebagai wajib pajak. Jika belum mengerti mengenai perpajakan dalam dunia online silahkan Baca: Pajak Bisnis Oneline

Hal ini mendapatkan respon yang berbeda-beda dari para selebritis termasuk Youtuber Indonesia yang memberikan tanggapannya. Seperti Bayu Skak pada acara YouTube Fanfest di Jakarta, hari Jumat (21/10/2016), yang berkata bahwa ia sama sekali tidak keberatan jika pemerintah akan memberlakukan pajak bagi pengguna akun media sosial seperti Selebritis yang mendapatkan penghasilan. Hal itu karena pendapatan yang didapat misalnya dari Youtube, telah mampu memenuhi kebutuhan hidup.

“Pendapatan dari YouTube bukan main-main sebenernya, karena yang kita lihat semuanya sudah bisa hidup dari YouTube. Jadi tidak masalah jika pemerintah mewajibkan harus bayar pajak. Saya sendiri dari 2013 sudah bayar pajak,” ucap pria yang diketahui berasal dari Malang tersebut.

Respon Positif Youtuber Indonesia Atas Pajak Selebgram

Respon Positif Youtuber Indonesia Atas Pajak Selebgram

Pemikiran yang tidak jauh berbeda juga diucapkan oleh pihak Cameo Project dimana menurut mereka, apabila pemerintah memberikan penjelasan terkait pungutan pajak terlebih dahulu maka Youtuber maupun Selebgram lainnya pasti bersedia memenuhi kewajiban membayar pajak.

“Karena bersifat PT, jadi kami sudah pasti bayar pajak. Tapi secara keseluruhan itu bukan sesuatu yang bermasalah karena hanya berdasarkan ketidaktahuan. Jika Sudah dijelaskan semua pasti mau bayar pajak,” jelas Cameo Project. Mereka juga menambahkan bahwa jika seseorang telah mendapatkan penghasilan untuk dirinya sendiri, maka otomatis ia diharuskan memenuhi kewajibannya sebagai WP.

Akan tetapi, Cameo Project juga menegaskan bahwa program pungutan pajak media sosial alias Selebgram ini terlalu mendadak. Pendapatan yang diterima oleh para Video blogger (Vlogger) ketika Youtube belum begitu popular masih sangatlah kecil, dan baru-baru ini mereka bisa mendapatkan penghasilan yang cukup besar.

Jadi menurut mereka, sebaiknya apabila pemerintah ingin membuat suatu program seperti pajak atas para pengguna akun medsos ini maka janganlah dadakan. “Jadi kalaupun diwajibkan, janganlah buat undang-undang yang berasal dari orang-orang. Survey dulu apakah benar atau tidak. Tapi kalau memang mau dibuat peraturan jangan accidental. Jadi harus berdasarkan objektivitas, bukan subjektivitas,” katanya.

Source: okezone.com

DOWNLOAD GRATIS:

Ebook Tutorial
e-Faktur Lengkap!

Isi form di bawah ini, ebook akan langsung kami kirim ke alamat email yang Anda gunakan di bawah ini!
KIRIM EBOOK SEKARANG

Category: Berita pajak

Tags: , , , ,