Penerimaan Pajak Daerah Istimewa Yogyakarta Meningkat Hingga 22,5%

Penerimaan Pajak Daerah Istimewa Yogyakarta Meningkat

Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat adanya kenaikan penerimaan pajak pada akhir masa pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Badan tahun ini.

Dengan demikian dapat dikatakan bahwa peningkatan penerimaan tersebut menunjukkan kepatuhan Wajib Pajak di Daerah Istimewa Yogyakarta juga mengalami kenaikan.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Daerah Istimewa Yogyakarta Yuli Kristiyono mengungkapkan bahwa hingga tanggal 28 April 2017 penerimaan pajak yang pihaknya terima sebesar  Rp1.184 Miliar. Jumlah tersebut tentunya menunjukkan pertumbuhan sebesar 22,5% dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya.

“Pada tahun lalu sampai dengan tanggal yang sama penerimaan pajak Kanwil DJP DIY sekitar Rp966 miliar,” ungkapnya, Jumat (28/4/2017).

Yuli Kristiyono juga mengatakan bahwa perolehan pajak tersebut baru sekitar 22,47% dari target yang ditetapkan di awal tahun yang lalu.

Pada tahun 2017 ini Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Daerah Istimewa Yogyakarta dibebani dengan target penerimaan pajak sebesar Rp 5268 miliar.

Di Daerah Istimewa Yogyakarta, jumlah Wajib Pajak ada sekitar 507.421 terdiri dari Wajib Pajak Badan sebanyak 36.284, obyek pajak non karyawan 73.998 serta obyek pajak karyawan 397.139.

Serta yang terdaftar SPT sebanyak 240.575 masing-masing badan 19.053, objek pajak non karyawan 25.411 dan obyek pajak karyawan sekitar 196.111.

Hingga mendekati batas akhir penyerahan SPT, Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat realisasi SPT cukup bagus.

Pihaknya saat ini telah mencatat realisasi SPT 221.590, Wajib Pajak Badan 7.752, obyek pajak non karyawan 18.829, dan obyek pajak karyawan tingkat kepatuhannya mencapai 195.009.


Category: Berita pajak

Tags: , ,