Penerimaan Pajak 90 Persen Sangat Aman Bagi Defisit

Target pajak tahun 2017 ini diprediksi hanya akan tercapai sekitar 90 persen. Angka 90 persen ini dinilai sudah bagus karena sekarang sudah berada di kisaran hampir 80 persen pada beberapa bulan ini.

“Pak Robert Pakpahan (dirjen pajak baru) harus melakukan eksekusi-eksekusi atas putusan akhir yang sudah dilakukan di range oleh dirjen pajak sebelumnya. Sehingga, mudah-mudahan dibayar di akhir tahun dan tinggal di monitor pembayarannya. Dan biasanya banyak kewajiban di akhir tahun yang harus diselesaikan,” ujar M Misbakhun, Anggota Komisi XI DPR.

Terkait kewajiban yang harus dibayarkan, Misbakhun mencontohkan Surat Ketetapan Pajak (SKP) yang jatuh tempo sebulan diterbitkan di bulan Oktober-November yang dibayar di bulan Desember. Meskipun perkiraan penerimaan negara melalui pajak sekitar 90 persen, dirinya meyakini bahwa itu merupakan angka aman. Sebab,  secara natural masih punya spending.

“Belanja kita realistisnya paling tinggi itu 93-94 persen. Lag-nya sedikit dan tidak terlalu jauh. Kalau 93 persen kemudian penerimaan pajak 90 persen sangat aman bagi defisit kita,” ujarnya usai berbicara pada forum Olimpiade Pajak Pasca Tax Amnesty yang digelar oleh Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI) di Annex Building, Wisma Nusantara Thamrin, Jakarta.

Mengenai Sistem Pertukaran Informasi Otomatis  (Automatic Exchange of Information/AEoI), menurutnya, ada dua keinginan dari pemerintah kita untuk melakukan penukaran data nasabah perbankan Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri dan kita berkewajiban untuk menyerahkan data orang asing yang mempunyai rekening di Indonesia pada negara mereka masing-masing.

Misbakhun menambahkan bahwa ada perjanjian bersifat multilateral dan kemudian harus didalami dalam perjanjian bilateral.

Di saat bersamaan, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mendapatkan hak untuk mendapatkan data  di beberapa bidang perbankan, yang meliputi perbankan syariah, pasar modal, bursa berjangka, dan asuransi. Data tersebut semua bisa didapatkan.

“Data-data informasi keuangan ini penting untuk meningkatkan penerimaan pajak. Apakah orang yang mempunyai dan melapor SPT sudah benar. Melaporkan semua data keuangan mereka yang dimiliki di pasar modal, perbankan, bursa berjangka dan asuransi.  Semuanya terbuka. Sudah tidak ada lagi rahasia untuk urusan perbankan, asuransi, pasar modal di bidang perpajakan,” terangnya.

Sumber : rmol.co


Category: Berita pajak

Tags: , , , ,