Pemerintah Kendalikan Mini Market

Pemerintah Kendalikan Mini Market – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution berencana mengendalikan pertumbuhan pesat toko kelontong atau mini market (convenience store) dan tak ingin pasar tradisional terlindas.

Darmin Nasution mengatakan pertumbuhan mini market (convenience store) di Indonesia sangat mengejutkan.

“Tidak ada negara lain yang perkembangannya secepat itu di dunia,” ujar dia di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta, Selasa, 30 Mei 2017.

Darmin Nasution menilai pemerintah perlu membuat rambu agar pertumbuhannya tidak menggilas pasar tradisional. Salah satunya dengan menerbitkan Peraturan Presiden. Dia tidak mendetilkan isi aturan itu. Namun sebelum ditetapkan, pemerintah akan terlebih dahulu menghitung perbandingan toko kelontong dengan pasar tradisional.

Pemerintah juga akan mendata kepemilikan toko kelontong. Darmin Nasution mencatat 35 persen toko kelontong dimiliki oleh pribadi yang bekerja sama dengan perusahaan, semacam franchise.

Darmin Nasution juga mengatakan bahwa rancangan Perpres saat ini sedang diproses Menteri Perdagangan. Dia belum dapat memastikan penerbitan aturannya. Namun dia menyatakan prosesnya tak akan lama.

Selain menyusun Perpres, pemerintah juga akan mengendalikan produk yang jual toko kelontong. “Akan ada batasan mengenai berapa persen produk mereka yang dijual sendiri,” paparnya.

Harapannya, pemerintah bisa membuka kesempatan bagi industri lain seperti usaha kecil dan menengah (UKM) untuk masuk ke toko kelontong.

Darmin Nasution menambahkan pengendalian toko kelontong tidak dibuat menghambat pertumbuhannya. “Kami perlu rambu supaya jangan sampai pasar tradisional terlindas habis,” ujarnya.


Category: Berita Bisnis

Tags: , , , ,