Masa Lapor SPT Pribadi Diperpanjang Sampai 21 April

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan akan memperpanjang waktu administrasi pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi hingga 21 April 2017, dari sebelumnya hanya sampai 31 Maret 2017. Sementara untuk wajib pajak Badan, tetap hingga akhir April 2017.

Staf Ahli Bidang Kepatuhan Pajak Kementerian Keuangan Suryo Utomo dalam konfersi pers di Kantor Pusat Ditjen Pajak, mengungkapkan bahwa perpanjangan ini hanya berlaku untuk kewajiban pelaporan saja.

“Terkait penyampaian SPT Orang Pribadi jadi SPT tahun pajak 2016, kondisi yang bersamaan dengan hari terakhir pelaksanaan Tax Amnesty, oleh karena itu kami memutuskan untuk perpanjangan jangka waktu SPT OP sampai dengan 21 April 2017,” ungkapnya.

Lebih lanjut beliau mengatakan, perpanjangan tersebut hanya berlaku untuk kewajiban pelaporan. Sedangkan untuk seluruh pajak terutang wajib diselesaikan atau dibayarkan paling lambat akhir Maret 2017.

“Batas waktu pembayaran kurang bayar dalam SOT Tahunan PPh Orang Pribadi tahun pajak 2016 tetap 31 Maret 2017. Metodenya langsung, via pos atau jasa pengiriman, e-filing, e-form, dan lainnya,” katanya.

Sementara itu, Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama mengatakan, perpanjangan waktu laporan SPT Tahunan PPh Orang Pribadi (PPh OP) tertuang dalam Peraturan Dirjen (Perdirjen). 

“Perdirjennya akan ditandatangani hari ini atau besok. Jadi kita minta jangan menunggu di akhir-akhir walaupun waktunya diperpanjang. Jangan menumpuk di akhir, karena memasukkan SPT bisa sekarang ini,” tegasnya.

 

DOWNLOAD GRATIS:

Ebook Tutorial
e-Faktur Lengkap!

Isi form di bawah ini, ebook akan langsung kami kirim ke alamat email yang Anda gunakan di bawah ini!
KIRIM EBOOK SEKARANG

Category: Berita pajak

Tags: , , ,