Pajak Impor Barang

Pajak Impor BarangApakah Anda ingin membeli barang dari luar negeri? Jika iya, penting bagi Anda untuk mencermati bea masuk yang akan dikenakan terhadap barang tersebut, sebab ada beberapa barang yang dikenakan pajak masuk sangat tinggi, sementara barang-barang tertentu lebih murah. memang bukan hal yang mudah untuk menghitung bea masuk dan pajak impor. Namun tidak perlu bingung karena saat ini banyak konsultan pajak yang siap siaga untuk membantu Anda dalam perhitungan ata perencanaan pajak, termasuk diantaranya pajak yang dikenakan saat Anda ingin mengimpor barang.  Setiap kiriman barang yang masuk ke Indonesia, selalu melewati proses pemeriksaan di bea cukai, kemudian merekalah yang menghitung pajak impor yang harus dibayarkan atas barang tersebut.

Pajak impor barang di Indonesia

Pajak Impor Barang merupakan pajak yang dikenakan atas barang impor atau barang yang didatangkan dari luar negeri. Setiap barang memiliki besaran pajak yang berbeda. Namun jika nilai pabean barang kiriman kurang dari atau sama dengan 50 USD maka barang akan dibebaskan dari pajak, karena barang ini dianggap sebagai gift. Impor sendiri merupakan proses pembelian barang atau jasa asing dari suatu negara ke negara lain. impor barang ini sudah tentu membutuhkan campur tangan dari pihak bea cukai, karena setiap barang yang masuk ke Indonesia dari luar negeri, terlebih dahulu mereka akan diperiksa oleh pihak bea cukai. Impor merupakan bagian terpenting dalam perdagangan internasional. Impor juga sangat dipengaruhi 2 faktor yakni, pajak dan kuota. Tingkat impor dipengaruhi oleh hambatan peraturan perdagangan. Pemerintah mengenakan tarif atau pajak pada produk atau jasa impor. Pajak itu biasanya dibayar langsung oleh importir yang kemudian akan dibebankan kepada konsumen berupa harga lebih tinggi dari produknya.

Dalam rangka mendorong perkembangan dunia usaha dan meningkatkan daya saing, kemudian pemerintah menetapkan jenis-jenis brang kena pajak tertentu yang bersifat strategis yang dibebaskan dari pengenaan pajak pertambahan nilai, tujuannya tidak lain adalah untuk menjamin ketersediaan barang tersebut. namun pemberian fasilitas ini umumnya hanya bersifat sementara. Pemberian fasilitas pembebasan PPN ini diatur berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 11/PMK.03/2007 tentang perubahan ketiga atas keputusan pemerintah keuangan Nomor 155/KMK.03/2011 tentang pelaksanaan Pajak Pertambahan Nilai. Yang dibebaskan atas impor atau penyerahan barang kena pajak tertentu yang bersifat strategis yang mulai berlaku tanggal 1 januari 2007. Diantara barang impor atau penyerahan BKP yang dibebaskan dari pengenaan PPN diantaranya adalah barang modal berupa mesin dan peralatan pabrik, baik dalam keadaan terpasang maupun terlepas yang tidak termasuk suku cadang, makan ternak, bibit atau benih pertanian dan perkebunan.

Bagi Anda yang ingin melakukan impor barang, terutama dalam jumlah yang besar tentu sangat penting untuk melakukan perhitungan dan perencanaan pajak impor, sebagai estimasi atas dana yang harus dikeluarkan untuk barang tersebut. jika masih bingung dengan perhitungan pajak impor, Anda pun dapat menggunakan jasa konsultan pajak.

Jika anda ingin mengetahui lagi tentang pajak Impor barang silahkan ikuti pelatihan atau training yang akan kami agendakan di halaman berikut: INFORMASI TRAINING

PT SINERGI SOLUSI BISNIS | THE REAL BUSINESS SOLUTIONS

Consulting and training | Informasi Training
Head Office:
Menara Palma lantai 12 Jl HR Rasuna Said Blok X-2 Kav. 06 Kuningan jakarta 12950

Branch Office:
Jln Kayu Manis No C1 Jakarta Timur 13530, Indonesia
Tel : (021) 8012521
Email : info@solusibisnis.co.id
Website : www.solusibisnis.co.id

DOWNLOAD GRATIS:

Ebook Tutorial
e-Faktur Lengkap!

Isi form di bawah ini, ebook akan langsung kami kirim ke alamat email yang Anda gunakan di bawah ini!
KIRIM EBOOK SEKARANG

Category: Artikel Pajak , Pajak

Tags: , , , ,