Modal Hampir Rp30 Triliun, Bank Danamon Siap Naik Kasta

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sampai saat ini masih terus memantau perkembangan modal inti PT Bank Danamon Tbk. karena dinilai siap naik ke Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) IV menyusul PT Bank CIMB Niaga Tbk.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nelson Tampubolon mengatakan bahwa sejauh ini Bank Danamon yang paling dekat untuk mengikuti jejak Bank CIMB Niaga untuk naik ke Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) IV.

Bank dengan kode emiten BDMN itu sudah dipantau Otoritas Jasa Keuangan (OJK) karena dari sisi permodalan sangat dekat untuk naik ke Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) IV.

“Dari sisi permodalan sudah cukup mendekati ketentuan minimal Rp30 triliun. Selain Danamon, belum ada lagi Bank yang berpotensi naik kelas lagi,” ujar Nelson Tampubolon akhir pekan lalu.

Sejauh ini jumlah Bank yang berada di kasta teratas atau BUKU IV sebanyak lima Bank yang terdiri dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., PT Bank Central Asia Tbk., PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., dan Bank CIMB Niaga.

Tercatat dari laporan keuangan kuartal I/2017, modal inti konsolidasi dari Bank Danamon sudah berada pada kisaran Rp32,24 triliun dibandingkan dengan periode sama pada tahun lalu yang senilai Rp30,72 triliun.

Namun, untuk modal inti individual Bank masih berada pada kisaran Rp27,44 triliun dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu senilai Rp26,39 triliun.

Peluang Bank Danamon yang dipantau untuk naik kelas menjadi BUKU IV pun sebenarnya sudah tersiar sejak akhir tahun lalu.

Tapi, pada waktu itu Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan masih terus memantau perkembangan modal inti dari Bank itu sampai benar-benar kokoh berada pada ketentuan Bank kasta tertinggi, yakni Rp30 triliun.


Category: Berita Bisnis