30 April Batas Waktu Penyampaian SPT Tahunan WP Badan

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengingatkan seluruh Wajib Pajak berbentuk badan yang belum menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Tahun Pajak 2016 untuk segera melaporkannya sebelum berakhirnya batas waktu yaitu tanggal 30 April 2017.

Berdasarkan keterangan tertulisnya, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa batas waktu ini tidak akan diperpanjang lagi.

DJP mengingatkan bahwa batas waktu tersebut jatuh pada Minggu, maka pelayanan penerimaan SPT secara manual di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) hanya akan dilayani hingga hari Jumat, 28 April 2017 sampai pukul 16.00 waktu setempat.

Akan tetapi jika penyampaian SPT secara elektronik dapat dilakukan setiap waktu hingga berakhirnya batas waktu 30 April 2017.

Keterlambatan penyampaian SPT Tahunan Wajib Pajak berbentuk badan dikenakan sanksi denda sebesar Rp1 juta. Adapun jumlah Wajib Pajak terdaftar saat ini adalah 36.031.972 dengan 16.599.632 di antaranya wajib menyampaikan SPT.

Dari jumlah tersebut, yang telah menyampaikan SPT Tahun Pajak 2016 hingga 25 April 2017 adalah sekitar 66 % atau 10.936.111. Dari jumlah 10.936.111 Wajib Pajak yang telah menyampaikan SPT, yang lapor melalui efilling adalah sebanyak 8.711.645 WP atau 79,66 %.

Wajib Pajak yang ikut program Tax Amnesty atau pengampunan pajak, diimbau agar tidak lupa memasukkan harta dan utang yang telah diungkapkan pada Surat Pernyataan Harta (SPH).

Beserta seluruh penghasilan yang diterima dari semua sumber serta hasil penggunaan harta seperti penghasilan sewa, bunga, dividen, royalti dan sebagainya.

Penghasilan yang diperoleh dari luar negeri wajib dilaporkan dengan pajak yang telah dibayar di negara asal penghasilan akan menjadi kredit pajak di Indonesia.

Ditjen Pajak mengimbau seluruh Wajib Pajak untuk memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan termasuk pembayaran pajak secara online melalui e-billing dan pelaporan SPT secara elektronik melalui e-filing dan e-form.

Apabila Wajib Pajak menemui kesulitan atau membutuhkan penjelasan lebih lanjut mengenai tata cara dan peraturan perpajakan dapat menghubungi Kring Pajak di 1500 200 atau datang ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) atau Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) terdekat. Seluruh pelayanan yang diberikan tidak dipungut biaya.


Category: Berita pajak

Tags: , , ,