Industri bisnis ritel modern tanah air tengah menghadapi tantangan dalam hal penjualan, pergeseran pola belanja masyarakat sehingga berdampak pada penurunan penjualan gerai ritel modern.

Pakar Manajemen dan juga Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI), Rhenald Kasali menjelaskan, ada beberapa faktor yang membuat ritel modern berguguran utamanya di kota-kota besar seperti Jakarta.

Rhenald mengatakan bahwa faktor pertama yang menyebabkan ritel modern berguguran adalah ketatnya persaingan ritel modern di kota besar. Hal ini bisa disebutkan karena kondisi Ekonomi Indonesia yang juga terus naik dan digenjot terlalu cepat sehingga daya dukungnya semakin terbatas karena ritel di Indonesia ini sudah terlalu crowded.

Persaingan ritel dengan media online ini juga ikut menjadi sorotan. Pasalnya kemunculan online, walaupun transaksi e-commerce di Indonesia masih sebesar 1 persen dari total transaksi jual beli sektor ritel keseluruhan di Indonesia.

Jadi bagaimana sih agar ritel-ritel besar di Indonesia tidak semakin rontok setiap saatnya?

1. Faktor adanya perubahan daya dukung komunitas yang berubah, seperti kawasan pemukiman di beberapa wilayah Jakarta dan sekitarnya yang sudah beralih fungsi menjadi pusat bisnis dan tidak lagi wilayah pemukiman, sebenarnya menjadi salah satu penyebabnya.

Jadi apabila ingin mempertahankan sebuah ritel yaitu dengan melihat situasi sekitar. Apakah sudah benar ritel yang didirikan berada pada posisi yang pas? Artinya adalah ritel tersebut berada di dalam 5 radius kilometer pemukiman atau paling tidak ritel tersebut tidak berdekatan dengan ritel yang lainnya.

2. Membangun ritel di sekitar Jakarta Outer Ring Road 1 dan juga Jakarta Outer Ring Road 2 yang sedang disambung merupakan tempat yang potentially.

Alasannya, di daerah ini masih banyak pemukiman new middle class yang masih suka menghabiskan waktunya untuk belanja. Jadi jika membuka ritel disekitaran tersebut, masih bisa menjanjikan untuk ritel tersebut bertahan.

3. Menawarkan produk-produk terkini dengan harga dibawah rata-rata juga dapat menjadi salah satu hal menarik yang membuat para pengunjung tetap beralih ke bisnis ritel Anda.

Banyak orang yang malas belanja ke ritel karena barangnya sudah kuno, dan harga jual yang terlalu tinggi ditambah pajak yang tetap diadakan walaupun harga jual sudah dinaikan. Tidak masalah mengambil sedikit untung, akan tetapi tetap pada porsi pembeli yang repeat order. Daripada menaikan harga jual tinggi tapi membuat orang-orang malas untuk kembali berbelanja. Perhatikan juga apa yang sedang menjadi trend terkini, hal itu pula yang dapat meningkatkan penjualan. Karena toko ritel Anda terlihat mengikuti perkembangan zaman.

Semoga bermanfaat.

Sumber: detikFinance


Category: Berita Bisnis

Tags: , ,