BUMN Matangkan Rencana Integrasi EDC

Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) akan terus mematangkan model bisnis integrasi mesin EDC (Electronic Data Capture). Model bisnis ini terkait dengan biaya transaksi dan teknis pembukaan merchant.

Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) juga masih menunggu izin prinsip switching PT JPN (PT Jalin Pembayaran Nusantara) untuk EDC dari Bank Indonesia (BI).

Rencananya pada awal tahun ini, Ketua Tim Penggabungan ATM Himbara Ogi Prastomiyono akan menggabungkan 50.000 EDC  (Electronic Data Capture).

“Selain itu kami akan membuka beberapa merchant tambahan pada tahun ini,” kata Ogi Prastomiyono.

Menurut Ogi Prastomiyono, nantinya jika Bank Indonesia (BI) sudah mengeluarkan lisensi EDC (Electronic Data Capture)  untuk switching JPN (Jalin Pembayaran Nusantara), maka dari itu pengelolaan EDC bisa sepenuhnya dilakukan oleh JPN.

Sebagai gambaran pada saat ini jumlah EDC Himbara ada sebanyak 545.740. Dengan integrasi 50.000 EDC ini maka bisa dikatakan baru 10 persen dari total EDC Bank BUMN (Bank Umum Milik Negara).

Dalam penjelasannya, Ketua Tim Penggabungan ATM Himbara Ogi Prastomiyono juga menjelaskan untuk integrasi EDC Himbara ini sebenarnya hanya tinggal menunggu model bisnis yang disepakati. Seandainya model bisnis sudah siap, maka secara teknis penggabungan EDC akan lebih mudah dilakukan.

DOWNLOAD GRATIS:

Ebook Tutorial
e-Faktur Lengkap!

Isi form di bawah ini, ebook akan langsung kami kirim ke alamat email yang Anda gunakan di bawah ini!
KIRIM EBOOK SEKARANG

Category: Berita ekonomi finansial

Tags: , , ,