Revaluasi Aktiva Tetap

Revaluasi Aktiva Tetap


Latar Belakang Revaluasi Aktiva 

Revaluasi Aktiva Tetap – Menteri Keuangan RI telah mengeluarkan PMK 191/PMK.010/2015 yang merupakan bagian dari Paket Kebijakan Ekonomi Jilid V pemerintahan Presiden Joko Widodo. PMK 191/PMK.010/2015 tentang Penilaian Kembali Aktiva Tetap untuk Tujuan Perpajakan bagi Permohonan yang Diajukan Pada Tahun 2015 dan Tahun 2016, memberikan keringanan tarif pajak bagi perusahaan yang melakukan revaluasi aset pada tahun 2015 dan 2016. PMK 191/PMK.010/2015 ini disempurnakan pada tanggal 21 Desember 2015 ini dengan  PMK Nomor 233/PMK 03/2015.

Terdapat beberapa perbedaan perlakuan Revaluasi Aktiva Tetap secara pajak dan akuntansi. Dari pandangan perpajakan, revaluasi hanya dilakukan pada suatu titik tertentu dan diperbolehkan melakukan revaluasi lagi untuk jangka 5 tahun kedepan. Revaluasi dapat dilakukan untuk aset tertentu yang dimiliki perusahaan. Sedangkan PSAK 16 yang dikeluarkan oleh IAI mengatur bahwa apabila perusahaan memilih model revaluasi aset tetap maka perubahan kebijakan aktiva tersebut harus dilakukan secara konsisten. Revaluasi harus dilakukan secara reguler dan harus dilakukan untuk seluruh aset dalam kelompok yang sama.

Revaluasi Aktiva Tetap yang dilakukan secara efektif dan efisien dapat memberikan banyak manfaat bagi perusahaan, baik manfaat pajak maupun manfaat non pajak. Seminar sehari ini akan membahas dan mendiskusikan bagaimana melakukan revaluasi asset tetap perusahaan yang efektif dan efisien agar dapat mengoptimalkan nilai perusahaan.

Materi Revaluasi Aktiva Tetap

  1. Penilaian kembali aset tetap dari sudut pandang perpajakan
  2. Penilaian kembali aset tetap dari sudut pandang akuntansi berdasarkan PSAK No. 16
  3. Sinkronisasi aspek pajak dan akuntansi atas kegiatan penilaian kembali aset tetap
  4. Dampak perbedaan aturan perpajakan vs akuntansi bagi perusahaan (Rekonsiliasi perlakuan akuntansi atas asset tetap dengan perlakuan perpajakan atas asset tetap).
  5. Penilaian kembali asset sebagai salah satu cara mengatasi pembatasan Debt to Equity Ratio (DER) sesuai PMK 169/PMK.010/2015
  6. Bagaimana penilaian asset tetap dilakukan oleh penilai asset publik
  7. Strategi melaksanakan penilaian asset tetap secara efektif dan efisien

Narasumber:

  1. Lilik F Pracaya, Ak, ME, CA, (Tax Manager di Tax Consultant dan berpengalaman hampir 20 tahun di Ditjen Pajak)
  2. Hanhan Haeruman, SE, Ak, CA (15 tahun sebagai konsultan pajak)

Segera daftarkan diri anda karena jumlah Kursi kami terbatas hanya untuk 30 orang saja. Anda akan langsung di bimbing oleh trainer yang sudah berpengalaman di bidangnya.

Formulir Pendaftaran Training dan Seminar
  1. [wajib]
  2. [wajib]
  3. (email aktif)
  4. [wajib]
  5. [wajib]
  6. [wajib]
  7. [wajib]
  8. [wajib]
  9. [wajib]
 

PT SINERGI SOLUSI BISNIS | THE REAL BUSINESS SOLUTIONS

Business Consulting | Provider Training | Informasi Training Indonesia
Office:
Jln Raya Inpres No. 42 Batu ampar, Kramatjati, Jakarta Timur, Indonesia 13540
Telpon : (021) 228-069-13
Email : info@solusibisnis.co.id
Website : www.solusibisnis.co.id