Enam Perusahaan Asal Indonesia Masuk Daftar 2.000 Emiten Kakap Dunia

Sebuah majalah bisnis dan finansial asal Amerika Serikat, Majalah Forbes kembali merilis perusahaan emiten kakap di dunia yang masuk The 2017 Global 2000. Indikator dari penilaian tersebut berdasarkan penjualan, keuntungan, aset, dan nilai pasar.

Dalam daftar 2.000 perusahaan besar Forbes tersebut, enam di antaranya berasal dari Indonesia. Keenam perusahaan itu, yakni Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri, Bank Central Asia (BCA), PT Telkom Indonesia, Bank Negara Indonesia (BNI), dan Gudang Garam.

Bank Rakyat Indonesia (BRI) berada di peringkat 386 dengan pendapatan senilai US$ 8,3 miliar, laba US$ 2 miliar, aset US$ 74,5 miliar, dan nilai pasar US$ 24,2 miliar. Berikutnya Bank Mandiri yang berada di peringkat 494 dengan pendapatan US$ 7,5 miliar, laba US$ 1 miliar, aset US$ 77,1 miliar, dan nilai pasar US$ 21,4 miliar.

Bank Central Asia (BCA) berada di peringkat 564 dengan pendapatan US$ 4,8 miliar, laba US$ 1,5 miliar, aset US$ 50,2 miliar, dan nilai pasar US$ 32,1 miliar. Perusahaan pelat merah, Telkom Indonesia, berada di peringkat 653 dengan pendapatan US$ 8,7 miliar, laba US$ 1,5 miliar, aset US$ 13,3 miliar, dan nilai pasar US$ 30,4 miliar.

Adapula perusahaan lainnya yaitu Bank Negara Indonesia (BNI) yang berada di urutan 924 dengan pendapatan US$ 4,4 miliar, laba US$ 0,85 miliar, aset US$ 44,8 miliar, dan nilai pasar US$ 9,1 miliar. Terakhir, Gudang Garam di peringkat 1.373 dengan pendapatan US$ 5,7 miliar, laba US$ 0,5 miliar, aset US$ 4,7 miliar, dan nilai pasar US$ 9,9 miliar.

Berada di peringkat pertama adalah Industrial and Commercial Bank of China (ICBC). Peringkat kedua China Construction Bank (CCB), kemudian Berkshire Hathaway Inc di urutan ketiga. Berada pada peringkat keempat dan kelima masing-masing adalah JP Morgan Chase dan Wells Fargo.


Category: Berita Bisnis , Berita ekonomi finansial