Ekspor Perikanan ke Timur Tengah belum Terealisir

Peluang ekspor produk perikanan ke Timur Tengah, khususnya ke Qatar dan negara-negara Arab lainnya masih belum bisa dimanfaatkan oleh produsen perikanan dalam negeri. Dua perusahaan pelat merah yang belakangan ini mulai meningkatkan produksi perikanan di Indonesia mengaku masih belum ada kepastian realisasi ekspor ke Timur Tengah.

Direktur Utama Perum Perikanan Nusantara (Perinus), Dendi Anggi Gumilang mengatakan bahwa pihaknya masih hanya sebatas mengkaji pasar perikanan di Timur Tengah. Maka dari itu, Perinus belum bisa merealisasi ekspor ke Timur Tengah. “Kami masih fokus pada penjualan domestik,” ujar Dendi, Minggu (03/12/2017).

Dendi menjelaskan, sampai saat ini penjualan produk perikanan di pasar dalam negeri sebanyak 95%. Adapun, pasar ekspor baru menyumbang 5% pendapatan. Ekspor Perinus merupakan kerjasama dengan Jepang. Setelah Jepang memberikan bantuan alat tangkap gurita, maka Perinus mengekspor gurita ke negeri matahari terbit tersebut.

Sementara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya, Perum Perikanan Indonesia (Perindo) juga belum melakukan ekspor ke Timur Tengah. Karena sejauh ini, masih belum ada komunikasi lebih lanjut mengenai rencana ekspor.

“Ekspor perikanan ke Timur Tengah belum terealisasi,” ujar Agung Pamujo, General Manager (GM) SBU Fleet & Operations.

Agung juga belum dapat menyebutkan seberapa besar potensi ekspor ke Timur Tengah itu. Apalagi, hingga saat ini, kontrak pun belum ada pembahasan.

Perum Perindo saat ini menggenjot penjualan ekspor perikanan. Setelah sebelumnya ekspor ke Hongkong, Perindo juga memulai ekspor ke Amerika Serikat (AS) sebanyak 35 ton. Produk ekspor tersebut diantaranya seperti olahan cumi, ikan mahi-mahi, kakap dan kerapu.

Produk yang diekspor ini merupakan hasil olahan dari produk Unit Pengolahan Ikan yang dikeola Perindo dan PT Kemiau Bintang Laut (KBT) di Cirebon, Jawa Barat.

Direktur Usaha Perum Perindo, Risyanto Suanda mengatakan bahwa saat ini ada permintaan yang cukup besar khususnya untuk produk olahan dan ikan-ikan jenis premium di AS.

“Ada banyak pengusaha ikan di pasar Internasional yang berminat mengimpor dan mereka sudah datang langsung ke kantor kami untuk mengajukan tawaran impor,” terangnya.

Sumber: Harian Kontan


Category: Ekspor Impor

Tags: , , ,