pph 21

Pajak Penghasilan

Perhitungan PPh 21 pegawai tetap dengan PTKP 2016

Perhitungan PPh 21 Tahun 2016 harus di sesuaikan dengan PTKP ( Penghasilan Tidak Kena Pajak ). Yang telah -ditetapkan oleh Menteri Keuangan  dan Djp yaitu Peraturan Direktur Jenderal Pajak No: PER-16/Pj/2016. Peraturan Menteri Keuangan No: 101/PMK.010/2016 dan No 102/PMK.010/2016 mengenai besarnya Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP). Yang berlaku sejak tahun 2016.

Berikut ini adalah cara menghitung PPh 21 menggunakan PTKP 2016 :

  1. Rp 54.000.000,- per tahun atau setara dengan Rp 4.500.000,- per bulan untuk wajib pajak orang pribadi.
  2. Rp   4.500.000,- per tahun atau setara dengan Rp    375.000,- per bulan tambahan untuk wajib pajak yang kawin (tanpa tanggungan).
  3. Rp   4.500.000,- per tahun atau setara dengan Rp    375.000,- per bulan tambahan untuk setiap anggota keluarga sedarah dan keluarga semenda dalam garis keturunan lurus atau anak angkat, yang menjadi tanggungan sepenuhnya, paling banyak 3 (orang) untuk setiap keluarga.

Karena adanya perubahan PTKP 2016 tersebut, maka cara membuat perhitungan PPh 21 juga mengalami perubahan perhitungannya.

Sebagai contoh :

Amir seorang pegawai tetap  di perusahaan PT ABC,  sejak awal januari 2016 serta memiliki NPWP. Amir belum menikah dan Amir tidak memiliki tanggungan. Namun ia memperoleh penghasilan atau gaji Rp 6.000.000,- per bulan. kemudian PT ABC tersebut mengikuti program dana pensiun dan asuransi kesehatan yang telah disahkan oleh menteri keuangan. Perusahaan PT ABC membayarkan iuran dana pensiun dan asuransi kesehatan sebesar 1% dari gaji Amir.  

Berapa PPh terhutang Amir per bulan ?

Gaji PokokRp 6.000.000
Tunjangan dana pensiun

Tunjangan asurasi Keseatan

Rp 60.000

Rp 60.000

Penghasilan BrutoRp 6.120.000
Pengurang :

Biaya jawabatan 5%

5% X Rp 6.120.000Rp     306.000
Penghasilan Neto (Bersih ) sebuanRp 5.814.000
Penghasilan Neto setahun12 X Rp 5.814.000Rp 69.768.000
Penghasilan Tidak Kena PajakRp 54.000.000
Penghasilan Kena Pajak (pembulatan ke bawah)Rp15.768.000
PPh terhutang Setahun (Tarif Pasal 17) 5% X Rp15.768.000Rp 778.400
PPh Terhutang sebulanRp 778.400 : 12 bulanRp 65.700

Perhitungan diatas berlaku jika WP memiliki NPWP, Jika WP tidak memiliki NPWP maka 20% lebih besar dari hasil pajak yang terhutang. Berikut ini adalah perhitungan tanpa NPWP.

120% X Rp 65.700 = Rp 78.840

Sekian perhitungan PPh 21 dengan PTKP terbaru 2016 semoga bermanfaat.

Training Terkait: Training Pajak 


Category: Artikel Pajak

Tags: , , ,