Kelebihan Robert Pakpahan, Dirjen Pajak Baru

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) secara resmi telah memilih Robert Pakpahan sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak yang baru sebagai pengganti Dirjen Pajak sebelumnya Ken Dwijugiasteadi yang memasuki masa pensiun. Setelah dilantik oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indarwati, Robert segera aktif bekerja mulai 1 Desember 2017.

Sebelumnya, Robert menjabat sebagai Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Robert bukan orang baru di Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak. Pasalnya, ia sebelumnya pernah bertugas di lembaga andalan penerimaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) itu.

Yustinus Prastowo selaku Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) mengatakan bahwa pihaknya mengapresiasi keputusan dari Presiden Jokowi yang menunjuk Robert Pakpahan sebagai Dirjen Pajak yang baru.

Yustinus meyatakan bahwa Robert merupakan salah satu pejabat senior di lingkungan Kemenkeu yang sudah lama berkarir di Ditjen Pajak. Bahkan, ia pernah mengawal reformasi pajak, sebelum menjadi Staf Ahli Menkeu dan Dirjen Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko Kemenkeu.

“Dirjen Pajak yang baru harus dapat memastikan bahwa pemungutan pajak akan didasarkan pada clarity, certainty, consistency, fairness, mengedepankan program dan tindakan yang moderat, terukur, profesional, dan melakukan konsolidasi internal,” ujar Yustinus melalui keterangan tertulisnya, Kamis (30/11/2017).

Menurutnya, kredibilitas, kompetensi, kekayaan pengalaman, dan jaringan yang luas menjadi modal penting Robert dalam memimpin Ditjen Pajak saat ini.

Hal ini didasarkan pada fakta dibutuhkannya situasi yang kondusif bagi stabilitas dan pemulihan dan perekonomian, termasuk mengurangi gejolak dan tekanan politik.

“Agenda reformasi pajak harus dituntaskan, baik perbaikan kebijakan dan regulasi, perbaikan administrasi, manajemen sumber daya manusia, dan proses bisnis,” ujarnya.

Lebih lanjut Yustinus mengatakan bahwa CITA tetap berkomitmen dan konsisten mengawal kebijakan dan praktik pemungutan pajak demi terbangunnya sistem perpajakan di Tanah Air yang berkeadilan, berkepastian hukum, partisipatif mencapai rasio pajak yang optimal untuk menciptakan kesejahteraan dan kemakmuran bagi bangsa Indonesia.

“Semoga terpilihnya dirjen pajak yang baru membawa harapan baru yang lebih baik bagi dunia perpajakan Indonesia,” imbuhnya.

Yustinus juga menyampaikan apresiasi dan selamat purna tugas kepada Ken Dwijugiasteadi. Terima kasih layak diucapkan untuk kepemimpinan dan pengabdiannya selama ini.

“Semoga senantiasa dikaruniai kesehatan dan kesuksesan pasca pensiun. Ken Dwijugiasteadi akan tercatat dalam sejarah perpajakan Indonesia sebagai dirjen yang sukses mengantarkan pelaksanaan pengampunan pajak. Sebab, Tugas seorang dirjen pajak saat ini sungguh sangat berat,” ungkapnya.

“Ditjen Pajak adalah institusi besar dan penting sehingga harus dipastikan kredibel, akuntabel, profesional, dan dapat bekerja efektif meraih kepercayaan publik dan membangun kepatuhan pajak,” tambahnya.

Sumber : viva.co.id


Category: Berita pajak

Tags: , , ,