BUMN Jadi Andalan Buat Penerimaan Negara Bukan Pajak

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) optimistis bahwa target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang tercantum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2017 sebesar Rp 260 triliun bakal segera tercapai.

Tercapainya target PNBP ini tidak lepas dari dukungan penuh oleh Kementerian/Lembaga negara, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan perusahaan swasta.

Demi mengapresiasi semua pihak yang telah mendukung tercapainya target PNBP tersebut, Kemenkeu menganugerahkan PNBP Awards 2017 kepada Kementerian/Lembaga negara, BUMN dan perusahaan swasta sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam mengoptimalkan pendapatan negara di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Kamis 30 November 2017.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa PNBP merupakan refleksi dari sebuah pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Hal ini sesuai dengan program pemerintahan Presiden Joko Widodo yakni program Nawa Cita. Selain itu PNBP juga merupakan wujud dari peran atas kepemilikan negara terhadap BUMN.

Telkomsel merupakan salah satu perusahaan yang mendapatkan penghargaan dari Kemenkeu pada ajang  PNBP Award 2017 tersebut.

Anak usaha dari PT Telkom Tbk ini mendapatkan penghargaan sebagai wajib pajak dengan kontribusi terbesar pada PNBP Kementrian/Lembaga. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Sri Mulyani kepada Ririek Adriansyah selaku Direktur Utama Telkomsel.

Pembayaran PNBP dari lisensi yang dibayarkan oleh Telkomsel ke kas negara per Oktober 2017 sudah mencapai Rp 2,8 triliun.

Jika ditambahkan dengan PNBP dari lelang frekuensi 2,3 Ghz sebesar Rp 3 triliun dan pembayaran PNBP dari annual fee frequensi, 900, 800 dan 1800 sebesar Rp 5 triliun, maka kontribusi anak usaha dari PT Telkom Tbk ini dalam membayar PNBP tahun 2017 mencapai Rp 7,8 triliun.

Ririek Adriansyah mengatakan bahwa pihaknya sangat menghargai anugerah yang telah diberikan oleh Kemenkeu kepada Telkomsel.

“Telkomsel memastikan akan terus berupaya memaksimalkan sumber daya alam terbatas yaitu frekuensi dengan memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggan dan industri telekomunikasi nasional. Sehingga nantinya Telkomsel dapat memberikan kontribusi pendapatan bagi negara yang optimal baik dari pajak maupun PNBP,” ungkapnya.

Direktur Penerimaan Negara Bukan Pajak, Mariatul Aini mengatakan bahwa salah satu cara yang akan dilakukan pemerintah adalah dengan mempermudah beberapa perizinan investasi.

“Kita mengharapkan PNBP dari perusahaan BUMN dapat terus meningkatkan baik dari deviden atau lisensi. Sehingga hasil yang didapatkan dari PNBP tersebut dapat dikembalikan lagi ke masyarakat dalam bentuk peningkatan kualitas pelayanan,” tuturnya.

Sumber: pemeriksaanpajak.com


Category: Berita pajak

Tags: , ,