Kementan Tolak Perpanjangan Izin Impor Daging Kerbau Beku dari India

Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan bahwa tidak akan mengeluarkan rekomendasi impor terhadap daging kerbau asal India.

Dengan demikian, upaya Perum Bulog untuk mengajukan perpanjangan izin impor daging kerbau beku asal India untuk tahun depan dipastikan tidak akan berjalan mulus.

Rekomendasi impor merupakan syarat agar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pangan tersebut bisa mengantongi Surat Pesetujuan Impor (SPI) dari Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Direktur Jenderal (Dirjen) Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan I Ketut Diarmita mengatakan bahwa pihaknya tidak akan menerbitkan rekomendasi impor untuk perpanjangan impor daging kerbau dari Negara tersebut.

Hal itu dikarenakan, selain tidak berhasil menekan harga daging sapi dalam negeri.  Tujuan lainnya yakni supaya produksi daging dalam negeri bisa terus meningkat.

Meski begitu, dia mengatakan bahwa rekomendasi impor daging kerbau beku bisa diterbitkan jika sudah diputuskan di dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) tingkat menteri.

“Jadi rekomendasi impor daging kerbau dari India sebanyak 51.728 ton pada April sampai Desember 2017 merupakan rekomendasi yang terakhir yang diterbitkan Kemtan,” ujar Ketut, seperti dikutip dari KONTAN, Selasa (14/11/2017).

Sikap dari Kementan tersebut didukung oleh  Asnawi selaku Ketua Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI).

Asnawi menungkapkan bahwa pihaknya tidak setuju impor daging kerbau beku. Pasalnya, konsumen khususnya di pasar tradisional, masih lebih menyukai daging sapi segar dibandingkan daging kerbau beku.

Akibatnya, banyak pedagang yang mencampurkan daging kerbau beku dengan daging sapi dan menjualnya dengan harga tinggi.

“Bulog mengklaim mampu melakukan stabilisasi harga dan memberikan ketersediaan pasokan. Kalau Bulog mengklaim seperti itu, standar acuannya apa,” ujar Asnawi

Oke Nurwan selaku Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengakui bahwa pihaknya telah menerima permintaan perpanjangan impor daging kerbau beku dari Bulog.

Akan tetapi dirinya masih belum memastikan apakah Kemendag akan mengeluarkan SPI atau tidak. Hanya saja menurutnya, Kemendag tidak akan menambah izin impor daging oleh Bulog, melainkan hanya perpanjangan izin.

“Pada prinsipnya pengajuan perpanjangan izin ini tidak masalah,” ujarnya.

Tri Wahyudi Saleh selaku Direktur Pengadaan Bulog juga mengatakan bahwa pihaknya mengajukan perpanjangan izin impor itu karena ada kuota impor 30.000 ton daging beku yang ingin dilanjutkan. Kuota yang diajukan ini merupakan sisa kuota impor sebelumnya sebesar 51.728 ton daging kerbau beku.


Category: Berita Bisnis , Ekspor Impor

Tags: , , ,